Diskusi-KKG

KKG Guru Al Quran (Sabtu, 25 Juli 2009)

1. Pembukaan dengan pembacaan basmallah dan pengantar oleh ust. Faisal Wihuda

2. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh ust. Abdurrohman (QS. Al Qolam)

3. Microteaching oleh ust. Rahmat Safari

4. Evaluasi microteaching oleh ust. Mahyudin

– Gunakan kata yang lebih halus, misal mata = pandangan/perhatian

– Membaca huruf lepas tidak diberi hamzah sukun

– Teknik 3 (guru baca murid baca) belum digunakan dulu

– Halaman tadribat, judul tidak diulang-ulang

5. Diskusi dan sharing (problem solving)

– Kelompok dengan prestasi murid di bawah prosem, ustadz / ustadzah pengampu membuat program kelompok yang akan dikomunikasikan dengan walimurid.

– Semua ustadz dan ustadzah wajib memiliki bank data murid untuk kepentingan komunikasi dengan orang tua murid. Jalur komunikasi ada dua alternatif : a. Guru – manajer kelas – walimurid b. Guru – walimurid

– Penerapan metode baru Tartili dengan teknik 1 (guru baca murid dengar = GB-MD) dan teknik 2 (guru baca murid menirukan = GB-MT) di semua kelompok, belum menggunakan teknik 3 (guru baca murid baca = GB-MB)

– Dalam pembelajaran Tartili, energi/suara tidak terlalu tinggi

– Menggunakan bahsa yang baik dan sopan

– Pembelajaran Tartili menggunakan SOP, jika guru melakukan improvisasi maka menunggu unstruksi pimpinan

– Memperhatikan efektifitas waktu

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s